WELCOME TO MY BLOG ^^

Jumat, 12 Juni 2020

MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN EDMODO

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDMODO PADA MATA PELAJARAN HUMAS DAN KEPROTOKOLAN JURSAN OTOMATISASI TATA KELOLA PERKANTORAN DI SMK N 1 SALATIGA


Guna memenuhi tugas Pengembangan Media Pembelajarn AP
Hari, Pukul : Jumat, 13.00 WIB


Dosen Pengampu :
Agung Kuswantoro, S.Pd, M.Pd.


Oleh :
Indah Mubalighoh
7101417160

Pendidikan Ekonomi (Administrasi Perkantoran) B 2017





ABSTRAK

Salah satu faktor tercapainya keberhasilan pendidikan adalah dengan penggunaan media pembelajaran yang menarik pada proses pembelajaran. Perkembangan teknologi bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran berbasis IT atau biasa dikenal sebagai e-learning adalah salah satu konsep pembelajaran terbaru. Dalam penggunaan media e-learning yang bisa dipilih oleh guru salah satunya adalah Edmodo. Edmodo merupakan salah satu jenis LSM yang merupakan platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk guru dan peserta didik. Edmodo memiliki fitur- fitur yang sangat menunjang KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang penggunaan Edmodo sebagai media pembelajaran e-learning yang berguna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta didik pada mata pelajaran Humas dan Keprotokolan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RnD). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah test, wawancara, dan juga observasi. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI OTKP 1 dengan melibatkan 25 peserta didik dan guru mata pelajaran Humas dan Keprotokolan sebagai informan utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Edmodo untuk kelas XI OTKP 1 berhasil digunakan sebagai media penunjang pembelajaran. Peserta didik kelas XI OTKP 1 dapat menerima dengan baik penggunaan Edmodo sebagai media pembelajaran e-learning.




Kata kunci : Media Pembelajaran, e-learning, Edmodo


PENDAHULUAN

     I.   LATAR BELAKANG

Guru merupakan sarana dalam menyampaikan materi pelajaran yang dilakukan dikelas. Proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang biasanya berlangsung di dalam kelas dengan kehadiran guru yang sesuai dengan pengaturan jadwal yang ada di sekolah disebut dengan pembelajaran tradisional. Namun dengan masih terpacunya guru dengan pembelajaran tradisional mengakibatkan peserta didik kurang memiliki motivasi untuk belajar sendiri. Selain itu apabila guru tidak masuk kelas maka peserta didik akan kehilangan waktu dan materi yang akan disampaikan saat itu. Jika pembelajaran yang tertinggal akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya maka guru akan kekurangan waktu dalam menyampaikan materi pelajaran. Permasalahan berikut akan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
Salah satu faktor tercapainya hasil belajar peserta didik yang baik adalah dengan penggunaan media pendukung yang inovatif dan kreatif dalam penyampaian materi yang diberikan saat pembelajaran. Media pembelajaran harus dipilih sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dapat semakin menarik. Dengan kemajuan perkembangan teknologi yang sangat pesat maka berkembanglah pembelajaran modern yakni pembelajaran yang berbasis IT atau dapat disebut e-learning. E-learning merupakan jenis proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang menggunakan media elektronik dan terhubung jaringan Internet.
Jaringan internet di Indonesia yang sudah mencapai 4G maka memungkinkan untuk men-transfer data secara singkat. Adanya fasilitas transfer data yang cepat membuat pengguna e-learning di Indonesia dapat men-download pelajaran dari server dalam waktu singkat sehingga kenyamanan pelajar meningkat (Effendi dan Hartono, 2005). Pemanfaatan teknologi dalam dalam proses pembelajaran akan mendorong terciptanya beragam media pembelajaran yang akan bisa dipilih oleh guru untuk digunakannya dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).
Dengan penggunaan e-learning sebagai media penunjang pembelajaran akan sangat membantu peserta didik karena penyampaian informasi yang bisa dibagi kapan saja dan dimana saja akan memudahkan peserta didik dalam menerima dan memahami mata pelajaran tersebut.

            Dari latar belakang tersebut, dapat memberikan informasi mengenai permasalahan yang akan digunakan sebagai bahan penelitian, yaitu :
                   1.       Guru masih berpacu dalam pembelajaran tradisional dan belum memulai                                               memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang pada pendidikan.
                   2.      Kurangnya variasi guru dalam menggunakan media dalam penyampaian materi                                     pelajaran sehingga peserta didik merasa jemu atau bosan.
                   3.      Belum adanya kemandirian para peserta didik dalam belajar sehingga masih n                                       bergantung pada guru.
                   4.      Motivasi untuk meningkatkan ketrampilan peserta didik masih rendah sehingga                                     memerlukan media sebagai perangsan motivasi tersebut.
                   5.      Peserta didik kurang memahami materi mengenai apa saja pengetahuan yang akan                                 dibutuhkan ketika berkecimpung di organisasi.

III.    BATASAN MASALAH
              Berdasarkan identifikasi permasalahan yang telah dijelaskan di atas. Adapun Batasan masalah dalam proposal ini, maka focus yang akan dijelaskan dalam proposan ini adalah  : Pemanfaatan media pembelajaran e-learning “Edmodo” sebagai penunjang mata pelajaran Humas dan Keprotokolan kelas XI SMK N 1 Salatiga yang akan di pandu oleh penulis.

IV.     RUMUSAN MASALAH
          Berdasarkan batasan masalah diatas, maka dapat diketahui rumusan masalah proposal ini adalah Bagaimana pemanfaatan media pembelajaran e-learning “Edmodo” sebagai penunjang mata pelajaran Humas dan Keprotokolan kelas XI SMK N 1 Salatiga?. 

V.      TUJUAN MASALAH
Proposal ini bertujuan untuk  :
1.      Untuk mendeskripisikan tahap dari penggunaan media pembelajaran e-learning yang bernama “Edmodo” untuk peserta didik SMK kelas XI pada mata pelajaran Humas dan Keprotokolan.
2.      Untuk mengetahui keaktifan para peserta didik dengan menggunakan Edmodo sebagai media pembelajaran.
3.      Untuk mengetahui  kelebihan dan kekurangan Edmodo sebagai media pembelajaran e-learning.

VI.     MANFAAT MASALAH
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat, baik bagi Lembaga pendidikan seperti sekolah, guru atau tenaga pendidik dan juga peserta didik.
Manfaat tersebut antara lain :
1.      Sebagai bahan masukan bagi Lembaga-lembaga pendidikan, guru atau tenaga pendidik agar tidak terlalu berpacu pada pembelajaran tradisional dan lebih cenderung atau sering memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
2.      Bagi peserta didik sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan motivasi peserta didik melalui pembelajaran mengunakan e-learning pada mata pelajaran Humas dan Keprotokolan.
3.      Bagi guru diharapkan melakukan varian penyampaian materi dengan memanfaatkan teknologi dan meningkatkan kualitas mengajar pada mata pelajaran Humas dan Keprotokolan


       I.         VII.      DESKRIPSI TEORI
1.      Pengertian Media Pembelajaran
Media dalam prespektif pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dan strategis dalam menentukan keberhasilan proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’, ‘perantara’ atau ‘pengantar’. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, media diartikan sebagai alat (sarana) komunikasi, yang terletak diantara dua pihak (orang, golongan, dan sebagainya), perantara, atau penghubung sedangkan menurut Dede Rosyanda (2008), media berasal dari Bahasa latin yakni “medius” secara harafiah diartikan tengah atau perantara berarti di dua posisi antara guru dan bahasannya. Jadi dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa media adalah suatu sarana komunikasi yang menghubungkan dua pihak, dalam pendidikan dua pihak tersebut yakni guru dan peserta didik.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pembelajaran berasal dari kata yang diartikan sebagai petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut). Dengan kata lain pembelajaran adalah suatu proses bagi peserta didik untuk dapat menerima dan memahami materi pembelajaran secara efektif. Tujuan pembelajaran adalah kemampuan (kompetensi) atau keterampilan yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa setelah mereka melakukan proses pembelajaran tertentu (Wina Sanjaya, 2008:86). Jika digabungkan maka media pembelajaran adalah suatu sarana komunikasi yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik sehingga peserta didik dapat menerima dan memahami isi dari materi tersebut.

2.      Jenis Media Pembelajaran
Jenis media pembelajaran secara umum dapat dibagi mejadi:
a.       Media visual, yaitu proses pembelajaran yang digunakan dengan mengandalkan indera penglihatan. Media visual dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
1)      Alat yang diproyeksikan, seperti gambar, foto, komik, gambar yempet, poster, majalah, buku, kartu, Film, Film-strip, Slide (PTT).
2)      Alat yang tidak diproyeksikan, terdiri dari dua dimensi seperti, gambar, peta, miniatur, bagan dan tiga dimensi seperti, globe, boneka, alat peraga.
b.      Media audio, yaitu proses pembelajaran yang mengandalkan indera pendengaran dengan menggunakan piringan hitam, siaran radio, pita suara, musik, lagu, alat musik, CD.
c.       Media audio visual, yaitu proses pembelajaran mengandalkan indera penglihatan dan pendengaran seperti, pementasan, film, televisi, VCD.
d.      Multimedia, yaitu proses pembelajaran menggunakan jenis media yang menjadi satu kesatuan, seperti komputer, aplikasi, dan media yang membutuhkan jaringan internet.

3.      Media Pembelajaran e-learning
E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan computer atau dapat menggunakan android yang dapat terhubung dengan internet. Dengan dikembangkan dalam bentuk berbasis web, penyajian e-learning berbasis web menjadi lebih interaltif. Sistem pembelajaran menggunakan e-learning tidak memiliki batasan waktu dan memungkinkan pembelajaran dapat dilakukan lebih banyak waktu.
Istilah e-learning digunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pembelajaran melalui teknologi elektronik yang menggunaka jaringan internet. Oleh karena itu istilah e-learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar yang ada di sekolah/ universitas kedalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet (Purbo & Hartanto, 2002). Ada beberapa perbedaan antara pembelajaran konvensional dan pembelajaran e-learning, akan dijelaskan sebagai berikut :
NO
Pembelajaran Konvensional
Pembelajaran E-learning
1
Pembelajaran tergantung kepada kemampuan pengajar / guru.
Pembelajaran tidak tergantung kepada guru.
2
Sumber belajar terpusat di sekolah.
Sumber belajar banyak tersedia dan mudah diakses.
3
Guru sebagai sumber ilmu.
Guru hanya sebagai mediator atau pembimbing.
4
Belajar terkendala masalah ekonomi, jarak, ruang, dan waktu.
Belajar dapat dilakukan dimanapun tanpa terkendala ruang dan waktu.
5
Perlu sarana dan prasarana belajar yang memadai serta kualitas guru yang memadai.
Perlu kesiapan kebijakan dan SDM pengguna IT.
        Table 8.1 Perbedaan Pembelajaran Konvensional dan Pembelajaran E-learning

4.      Manfaat Media Pembelajaran
Sudjana dan Rivai (2010:2) mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses pembelajaran antara lain :
a.    Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar siswa
b.    Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga kebih dipahami.
c.    Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru sehingga tidak merasa bosan
d.    Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan dan mendemonstrasikan.
Encyclopedia of Educational Research dalam Hamalik (1994: 15) merincikan manfaat media pembelajaran sebagai berikut :
a.       Meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berpikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme.
b.      Memperbesar perhatian siswa.
c.       Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap.
d.      Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan  berusaha sendiri di kalangan siswa.
e.       Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, terutama melalui gambar hidup.
f.        Membantu tumbuhnya pengertian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa.
g.      Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain.



Dari uraian dan pendapat beberapa ahli di atas, dapatlah disimpulkan beberapa manfaat penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
a.       Media pembelajaran yang kreatif akan menarik perhatian siswa dan akan meningkatkan rasa keingintahuan dan motivasi belajar untuk mempelajari mata pelajaran yang disampaikan.
b.      Media pembelajaran dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran sehingga memperjelas penyajian informasi sehingga dapat meningkatkan proses dan hasil belajar.
c.       Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.
d.      Media pembelajaran dapat menambah pengalaman kepada siswa


    II.           VIII.     PENELITIAN TEDAHULU YANG RELEVAN
1. Zomrotul Ainiah; 2015. PENGGUNAAN EDMODO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN OTOMATISASI PERKANTORAN DI SMKN 1 SURABAYA
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Dalam penelitian kualitatif untuk subjek penelitian dikenal dengang sebutan informan atau narasumber. Untuk penelitian ini yang menjadi informan utama adalah guru mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran dan 3 siswa kelas X APK 5. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Proses pengumpulan data dilakukan berdasarkan instrumen penelitian yang sudah dibuat oleh penulis, yakni kisi-kisi wawancara dan juga pedoman observasi.  Untuk analisis data digunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi penggunaan. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan Edmodo sebagai media pembelajaran e-learning, baik siswa dan guru memiliki harapan yang hampir sama yakni ingin proses pembelajaran dengan Edmodo dapat berjalan lebih baik dan sekolah bisa mendukungnya dengan menyediakan fasilitas wifi yang lebih baik dan juga menyediakan laboratorium komputer dengan jumlah yang cukup sehingga dapat memperlancar proses pembelajaran e-learning. 

2. Trisnawati Fitri. 2015. KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA EDMODO SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN TIK SMP N 25 SEMARANG. UNNES.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain “One-Shot CaseStudy”. Dalam rancangan ini pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Terdapat dua variabel di dalam penelitian ini, yaitu variabel bebas (Independen) dan variabel terikat (Dependen).
Penelitian ini mengambil satu kelompok, lalu dibandingkan hasilnya sebelum menggunakan media Edmodo dan sesudah menggunakan media Edmodo. Hasil belajar yang diperoleh meningkat dan siswa dapat mengerjakan tugas secara fleksibel dan efisien, sehingga nilai siswa mencapai diatas rata-rata KKM yang telah ditentukan. Hanya dengan menggunakan smartphone ataupun laptop mengerjakan tugas dapat dilakukan kapan pun dan dimanapun.

       I.            IX.     METODE PENELITIAN
    Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (research and development) berarti penelitian ini berorientasi pada produk. Produk yang dikembangkan pada penelitian ini yaitu media pembelajaran interaktif. ugiyono (2013:297) menjelaskan bahwa penelitian dan pengembangan suatu produk yaitu sebuah metode penelitian yang dapat digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu dan dapat menguji keefektifan dari produk tersebut. Sebelum melakukan penelitian dan pengembangan, dilakukanlah sebuah analisis kebutuhan produk ataupun kebutuhan konsumen.
Media yang akan digunakan penulis adalah media berbasis multimedia dengan menggunakan Edmodo. Dimana peserta didik dapat belajar kapan saja dan dimana saja mengenai mata pelajaran Humas dan Keprotokolan dengan materi tersebut yang sudah di upload di Edmodo. Pada proses pembelajaran ini memiliki tujuan agar peserta didik dapat mandiri dalam belajar sehingga dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan mengenai Humas dan Keprotokolan yang ada di organiasasi besar maupun kecil.
Pada pembelajaran ini menggunakan teknologi handphone atau laptop sebagai alat bantu. Guru memiliki kendali penuh dalam membuat kelas, dan guru juga bisa memasukkan peserta didik untuk bergabung dalam grup, peserta didik dapat bergabung jika sudah diberikan kode grup dan disetujui guru untuk bergabung.

Langkah pertama adalah guru membuat kelas virtual di Edmodo dan membagikan kode grup kepada para peserta didik. Edmodo dapat diakses melalui google atau dapat mendownload aplikasinya di android melalui playstore..
Langkah – Langkah untuk membuat akun Edmodo bagi guru adalah sebagai berikut :
1.      Membuka aplikasi Edmodo, dapat dibuka melalui web atau melalui aplikasi , buka link berikut: https://www.edmodo.com/
2.    Selanjutnya memilih ingin membuat akun “Guru” atau “Siswa”, jika guru maka dapat memilih “Guru”
 
3.      Masukkan email dan password kemudian sign up
4.      Isikan nama depan dan nama belakang
5.      Membuat kelas yang diinginkan, lalu klik buat kelas
6.      Akun Edmodo untuk guru sudah terbuat. Untuk mengajak para peserta didik beergabung didalam dikelas, guru dapat membagikan class code.
















Langkah – Langkah untuk membuat akun peserta didik adalah sebagai berikut :
1.      Membuka aplikasi Edmodo, dapat dibuka melalui web atau melalui aplikasi, buka link berikut: https://www.edmodo.com/
2.      Selanjutnya memilih ingin membuat akun “Guru” atau “Siswa”, jika peserta didik maka dapat memilih “Siswa”
3.      Masukkan class code, id, password, dan email kemudian sign up
4.      Isikan nama depan dan nama belakang
5.  Isikan telepon atau email orang tua sebagai pemberitahuan jika anaknya menggunakan Edmodo.
6.      Akun Edmodo sudah berhasil didaftarkan dan sudah masuk kelas
  
Guru akan membagikan materi dan video ke dalam kelas virtual yang sudah dibuat. Siswa ditugasi untuk memahami materi dan menonton video yang sudah dibagikan secara individu. Setelaah memahami materi jika ingin menanggapai atau ingin ditanyakan maka peserta didik dapat bertanya pada kolom komentar dan guru akan mengamati dengan fitur polling.
Setelah peserta didik selesai memahami materi dan menonton video yang sudah dibagikan maka guru akan membagikan quiz kepada peserta didik. Quiz tersebut berbentuk pilihan ganda dan diberikan untuk menguji hasil dari pemahaman yang telah didapat setelah menggunakan media e-learning Edmodo.
Penilaian akan diberikan secara langsung setelah peserta didik selesai mengerjakan quiz tersebut. Total poinnya adalah 100 maka dengan jumlah 20 soal, setiap 1 soal mempunyai nilai 5 poin. Setelah melihat hasil dari pengerjakan quiz tersebut, bagi peserta didik yang nilai sudah mencapai atau lebih dari batas minimum akan diberikan penghargaan oleh guru. Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta didik agar memacu siswa supaya lebih giat dan mandiri dalam belajar.
Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.
1.      Tahap Perencanaan
2.  Penelitian observasi ke sekolah. Observasi bertujuan untuk mendapatkan gambaran awal kondisi sekolah yang akan dijadikan tempat pengembangan media pembelajaran yaitu SMK Negeri 1 Salatiga. Hal yang perlu diperhatikan adalah melihat sarana prasarana media ini membutuhkan jaringan internet maka harus melihat wifi yang ada di sekolah
3.  Tahap Pelaksanaan


IX.     HASIL MEDIA YANG DIGUNAKAN
Perkembangan e-learning yang pesat di dunia pendidikan Indonesia sampai pada penggunaan Learning Management System (LSM) di sekolah-sekolah. Saat ini banyak LSM yang memiliki keunggulan tersendiri. Edmodo merupakan salah satu jenis LSM yang sering digunakan. Edmodo adalah platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk guru dan peserta didik, dengan mengutamakan privasi peserta didik. Edmodo pertama kali dikembangkan pada akhir tahun 2008 oleh Nic Borg dan Jeff O’hara.Edmodo sendiri dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa harus menyediakan server khusus dan instalasi panjang, guru juga dapat dengan mudah dan aman untuk membangun kelas virtual berdasarkan pembagian kelas layaknya kelas di sekolah. Edmodo bisa dibilang program e-learning yang menerapkan sistem pembelajaran yang mudah, efisien sekaligus lebih menyenangkan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi antara peserta didik dan guru, dapat berbagi konten berupa teks, gambar, link, video maupun audio. Edmodo memiliki desain yang hampir sama dengan media sosial facebook, hal ini membuat Edmodo menjadi pilihan bagi para pendidik untuk menerapkannya sebagai media pembelajaran eketronik karena cara pengoperasiannya sangat mudanhdan tidak membutuhkan ketrampilan khusus, semua orang dapet mengaksesnya jika sudah memiliki akun Edmodo.
Dalam penelitiannya, Basori (2013) menyebutkan bahwa Edmodo merupakan aplikasi yang menyerupai facebook tpi dengan nilai edukasi yang tinggi, sehingga menarik bagi guru dan siswa. Suriadhi (2014) mendefinisikan Edmodo sebagai platform untuk sekolah dan dapat berfungsi lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa.
Dari beberapa pendapat diatas, terdapat beberapa kemiripan atau kesamaan dalam mendefinisikan media pembelajaran Edmodo, yakni Edmodo memiliki kemiripan atau kesamaan dengan media sosial facebook namun perbedaannya yaitu jika Edmodo lebih bersifat edukatif dan lebih banyak digunakan di dunia pendidikan. Maka dapat disimpulkan bahwa Edmodo adalah sebuah platform dengan jaringan internet yang menyerupai facebook namun beranah pada bidang pendidikan berguna membangun lingkungan belajar secara online yang aman untuk berbagi data, informasi yang berikaitan dengan pendidikan.

2.      Fitur Edmodo
Edmodo memiliki depalan fitur yang dikhususkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara online. Edmodo mengklasifikasikan fiturnya berdasarkan pengguna yaitu guru dan peserta didik. Fitur Edmodo, yaitu :
a.       Assignment

Assignment digunakan oleh guru untuk memberikan tugas kepada peserta didik secara online. Fitur ini dilengkapi dengan waktu deadline dan ditur attach file yang memungkinkan peserta didik untuk mengirimkan tugas secara langsung kepada guru dalam bentuk file document (pdf, doc, ppt). Tombol Turn in pada kiriman assignment yang berfungsi menandai bahwa tugas sudah diselesaikan.
Di bagian feature inilah guru juga dapat lebih dimudahkan perannya. Assignment atau tugas yang sebelumnya pernah diberikan pada murid di periode sebelumnya, bisa kembali diberikan pada murid di periode berikutnya. Tugas untuk murid ini bisa disimpan di Library untuk digunakan kembali di masa depan, sehingga tidak terbuang atau tercecer begitu saja. Sesama guru juga dapat saling berbagi materi tugas yang diberikan pada murid sehingga tugas lebih bervariasi.
b.     Quiz
  
Gambar 7.2 Fitur Quiz

Quiz hanya dapat dibuat oleh guru, sedangkan peserta didik tidak mempunyai akses untuk membuat quiz. Mereka hanya bisa mengerjakan soal quiz yang diberikan oleh guru. Quiz digunakan oleh guru untuk memberikan evaluasi online berupa pilihan ganda, isian singkat maupun soal uraian.
Dengan menggunakan edmodo, quiz pun terasa lebih mengikuti perkembangan zaman, karena guru dapat membuat sebuah quiz dengan menyisipkan gambar atau bahkan video sebagai bahan pelengkap pertanyaan quiz. Guru juga dapat menyimpan pertanyaan quiz dalam Library pada edmodo, sehingga di kemudian hari dapat digunakan lagi di kelas selanjutnya. Setelah mengerjakan quiz, hasil akhirnya dapat diketahui dengan cepat dan dapat melakukan Retake quiz jika dirasa nilainya masih kurang.

c.    File and Links

Gambar 7.3 Fitur File and Links

Fitur ini berfungsi untuk mengirimkan note dengan lampiran file dan link. Biasanya file tersebut ber-ekstensi .doc, .ppt, .xls, .pdf dan lain-lain. Sewaktu-waktu, ketika menjelaskan sesuatu, terkadang guru membutuhkan tambahan materi seperti gambar agar murid dapat lebih memahami pelajaran yang diberikan. Disinilah gunanya fitur File dan Links yang ada pada Edmodo. Hanya dalam waktu singkat, guru dapat mengunggah gambar, video, teks, atau apapun yang menurutnya dapat meningkatkan rasa keingintahuan murid ketika belajar.
Jika suatu tambahan materi tersebut sudah tersimpan di dalam komputer, maka guru dapat menggunakan fitur file untuk mengunggahnya agar dapat dilihat murid. Sementara jika tambahan materi tersebut masih berada di dalam website tertentu dan ukurannya cukup besar untuk diunduh, guru dapat memberikan link yang dapat diakses siswa untuk memahami suatu pelajaran.

d.      Polling
Polling merupakan salah satu fitur yang hanya dapat di gunakan oleh guru. Fitur ini biasanya di gunakan oleh guru untuk mengetahui tanggapan siswa mengenai hal tertentu. Fitur Edmodo yang satu ini merupakan cara yang sangat baik untuk mendapatkan feedback instan mengenai sebuah event yang baru saja terjadi, tugas, dan sebagainya. Polling dapat digunakan untuk membuat para murid memahami makna ilmu yang baru dipelajari.
Untuk menggunakan fitur polling, lakukan langkah-langkah berikut:
1.      Pada halaman grup yang Anda miliki, klik “Poll” di toolbar bagian atas.
2.      Ketik pertanyaan yang akan dijadikan polling pada bagian kotak “Question”.
3.      Ketik pilihan jawaban yang ingin Anda berikan untuk dipilih murid pada kotak “Answer”. Jika ada lebih banyak jawaban untuk dipilih, Anda tinggal menambah jawaban tambahan dengan meng-klik “Add Answer”.
4.      Ketik nama peserta didik, guru, atau grup tujuan yang Anda ingin menjawab polling tersebut.
5.      Bisa juga memilih untuk “Send Now” (jika ingin dikirimkan saat itu juga) atau “Send Later” (jika ingin dikirimkan nanti pada waktu tertentu (besok, besok lusa, dll), atau istilahnya dijadwalkan).
e.       Gradebook
Fitur gradebook mirip seperti catatan nilai siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberi nilai kepada siswa secara manual maupun otomatis. Fitur ini juga memungkinkan seorang guru untuk memanajemen penilaian hasil belajar dari seluruh siswa. Penilaian tersebut juga dapat diexport menjadi file .csv. Pada fitur Gradebook, guru memegang akses penuh pada fitur ini sedangkan peserta didik hanya dapat melihat rekapan nilai dalam bentuk grafik dan penilaian langsung.
Fitur gradebook sangat membantu untuk membuat catatan nilai yang terorganisir dengan cepat. Guru dapat dengan mudah menambahkan periode penilaian pada Progress Book, menambahkan tugas dan nilai menggunakan komputer, dan kemudian memantau nilai-nilai dari tiap peserta didik dengan mudah. Data yang terorganisir juga membuat guru lebih mudah memantau progress tiap-tiap peserta didik, kemajuannya dalam proses belajar, serta peringkat peserta didik di sebuah kelas.
f.        Library

Gambar 7.6 Fitur Library

Dengan fitur ini, guru dapat mengunggah bahan ajar seperti materi, presentasi, gambar, video, sumber referensi, dan lain-lain. Fitur ini juga berfungsi sebagai wadah untuk menampung berbagai file dan link yang dimiliki oleh guru maupun peserta didik.
Fitur library ini sangat berguna untuk para guru yang kewalahan memiliki ratusan file di komputer sekolah, atau daftar bookmark panjang untuk halaman web yang berguna sebagai materi pembelajaran. Library Edmodo menyediakan kapasitas tanpa batas yang membuat setiap guru mampu menyimpan, mengurutkan, membagi, dan mengorganisir berbagai macam dokumen hanya dalam satu akun. Dokumen yang terdapat dalam Library virtual ini kemudian juga dapat diakses dimanapun dan dibagikan dengan guru-guru lainnya. 
g.      Award Badge
 






Gambar 7.7 Fitur Award Badge
Untuk memberikan suatu penghargaan kepada peserta didik atau grup, biasanya guru menggunakan fitur award badges ini. Badge yang diberikan tentunya akan menunjukkan track record positif peserta didik. Guru dapat dengan mudah menyediakan badge untuk peserta didik berprestasi yang telah mengerjakan quiz dan tugas lainnya dengan hasil sangat baik.
Badge ini juga dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk mengerjakan berbagai tugas dengan baik. Adanya penghargaan membuat seseorang lebih bersemangat untuk mengerjakan sesuatu. Guru pun dapat mengatur juga untuk memberikan badge untuk beberapa peserta didik sekaligus. Sayangnya, badge hanya dapat diberikan dari guru oleh peserta didik, tidak untuk sesama guru lainnya. Walaupun begitu, beberapa Badge Edmodo diberikan otomatis kepada guru, misalnya jika guru tersebut adalah guru pertama dari suatu sekolah yang bergabung dengan Edmodo.
h.      Parent Code
Setiap kali seorang peserta didik membuat akun student di Edmodo, otomatis juga akan mendapatkan sebuah Parent Code unik yang dapat digunakan oleh orang tuanya untuk juga membuat akun khusus orang tua. Setiap orang tua hanya membutuhkan satu Parent Account, yang dapat memantau semua grup yang diikuti oleh murid. Jika sepasang orang tua memiliki lebih dari satu anak, orang tua tersebut hanya membutuhkan satu buah akun yang dapat memantau proses belajar semua anaknya hanya dari satu akun tersebut.                                                                        
Dengan fitur ini, orang tua dapat memantau aktifitas belajar yang dilakukan anak-anak mereka. Untuk mendapatkan kode tersebut, orang tua murid dapat mendapatkannya dengan mengklik nama kelas/ grup anaknya di Edmodo atau dapat memperolehnya langsung dari guru yang bersangkutan.

       I. 

       I.            XI.     PENUTUP
Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan (1) Pembelajaran e-learning sangat membantu penggunaan teknologi yang sudah berkembang. (2) Edmodo memiliki banyak fitur yang sangat membantu dalam pembelajaran yaitu assignment, quiz, file and link, polling, gradebook, library, dan award beige. (3) Kelebihan dari pemakaian Edmodo sebagai media pembelajaran adalah dapat dilakukan pada waktu kapanpun dan dimanapun sehingga tidak perlu khawatir akan mengganti waktu pelajaran yang kosong. (4) Kekurangan dari media tersebut harus terhubung jaringan intenet agar dapat membuka Edmodo.
Saran dalam penelitian adalah (1) Harus memanfaatkan penggunakan media e-learning dalam pembelajaran. (2) Guru harus terampil dalam penggunaan pembelajaran e-learning. (3) Sekolah diharapkan mendukung penggunaan pembelajaran e-learning dengan memasang wifi di sekolah agar para peserta didik lancar dalam mengakses aplikasi pembelajaran e-learning.


       I.            XII.    DAFTAR PUSTAKA

Effendi, Empy dan Hartono, Zhuang. 2005. ELearning: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Basori. 2013. Pemanfaatan  Social Learning Network “Edmodo” dalam  Membantu Perkuliahan Teori Bodi Otomotif di Prodi PTM JPTK FKIP UNS.  JIPTEK. Vol VI, No. 2. (Online, diakses 28 April 2020).

Suriadhi, Gede. 2014. Pengembangan E-learning Berbasis Edmodo pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII di SMPN 2 Singaraja. Journal Edutech. Vol. II No. 1. (Online diakses  28 April 2020).

Dede Rosyada, Media Pembelajaran,( Jakarta: Gaung Persada Press, 2008), h.7

Wina Sanjaya. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Pendidikan. Jakarta : Kencana, Prenada Media Group

Sudjana, N. & Rivai, A. 2010. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo
Fitri, Trisnawati. (2015). Keefektifan Penggunaan Media Edmodo Sebagai Penunjang Pembelajaran Mata Pelajaran TIK SMP N 25 Semarang. UNNES.

Zomrotul Ainiyah. (2015). Penggunaan Edmodo Sebagai Media Pembelajaran E-Learning Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Di Smkn 1 Surabaya. UNESA.  url  file:///E:/FD%20APRIL%202020/Dokumen2/Jurnal%20Edmodo.pdf




    II.            XIII.     BIODATA PENULIS
A.    Data Pribadi
1.      Nama                                      : Indah Mubalighoh
2.      Tempat & Tanggal lahir         : Salatiga. 13 Juli 1999
3.      Jenis Kelamin                         : Perempuan
4.      Alamat Asal                            : Jl. Jend. Sudirman 182/236, Kelurahan
                                                Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota
                                                Salatiga, Jawa Tengah
5.      Telepon/ No. HP                     : -
6.      Email                                       : indahmubalighoh33@yahoo.com

B.     Riwayat Pendidikan Formal
1.      SD Negeri Gendongan 1 Salatiga
2.      SMP Negeri 3 Salatiga
3.      SMA Negeri 2 Salatiga

C.     Pengalaman Organisasi
1.      KSEI (Kajian Studi Ekonomi Islam) Fakultas Ekonomi pada tahun 2017
2.  FORMAPSI UNNES (Forum Administrasi Perkantoran Universitas Ngeri Semarang)
Demikian Daftar Riwayat Hidup ini dibuat dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

                                                                              Semarang, 30 April 2020


                                                                              Indah Mubalighoh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar